Ajang Pembuktian Industri Kreatif Digital – A plikasi lokal perlahan mulai menyita perhatian dunia. Tak hanya di ajang kompetisi aplikasi internasional, tapi juga level pengunduhan yang tinggi. Apalagi Indonesia seharusnya memiliki aplikasi lokal namun berkelas internasional seperti WeChat (Tiongkok), Telegram (Jerman), dan banyak lagi yang lantas jadi kebanggan nasional. Dari jumlah penduduk pemakai teknologi seperti Anda saja sudah puluhan juta jumlahnya. Menurut Alexander Rusli, Presdir & CEO Indosat, “Kita punya talenta hebat, sumber daya yang bagus.” Namun kerap kali terhalang oleh cara membuat dan memahami daya saing. Dengan kata lain, informasi yang diperoleh oleh anak mudah kreatif di negeri ini kerap terlalu kering. Maka untuk ke-8 kalinya, Indosat bersama IT Media Kompas Gramedia Group, Founder Institute, dan Crowdtivate menggelar Indosat Wireless Innovation Contest (IWIC). “Kita sudah delapan tahun jalan, mustinya makin banyak yang partisipasi,” kata Alexander.

Tak cukup membuka partisipasi berupa pengiriman gagasan, Indosat juga melakukan pembinaan dan mentoring, mendukung pencarian dana sehingga menghantarkan mereka menjadi technopreneur serta mewujudkan karyanya menjadi karya bernilai manfaat tinggi bagi kehidupan masyarakat. Pada IWIC tahun silam sudah ada beberapa anak mudah yang kemudian mengembangkan ide menjadi aplikasi. Lalu, oleh Andy Zain bersama tim Founder Institute mengembangkan menjadi aplikasi yang siap pakai. Tahun ini Indosat akan lebih serius lagi, karena ada beberapa terobosan dilakukan selain membuka pendaftaran untuk mengirimkan gagasan, juga akan dilakukan penerimaan aplikasi yang telah siap pakai.

Tim IWIC akan mengunjungi sejumlah universitas di kota besar di Indonesia. Selain itu, juga akan dilakukan pertemuan dengan komunitas developer maupun start up, untuk berbagi inspirasi. “Tak ketinggalan juga akan digelar Hackathon,” kata Fuad Fachrudin, Group Head Corporate Communication Indosat. Hackathon adalah sebuah gelaran membuat aplikasi di suatu tempat dalam tempo maksimal 24 jam.

Tampaknya Indosat ambil insiatif dalam pengembangan industri kreatif digital di negeri sendiri. “Ide bagus jangan cuma disimpan, karena bisa saja ide tersebut berharga mahal. Bisa mendatangkan uang,” tantang Alexander. Tertantang? Ide Jika masih sebatas ide, mengapa tak buru-buru daftarkan ke http://iwic. indosat.com/registrasi. Kalau sudah memiliki gambaran lebih rinci tuangkan dalam powerpoint. Jenis aplikasi boleh games, Sport, Media Sosial, toko online, utilitas, video, foto, dan seabreg lagi.

Aplikasi Jadi Nah, jika kamu sudah punya aplikasi yang sudah siap pakai, walaupun belum sempurna buruan kirimkan ke http://iwic.indosat. com/registrasi. Upload juga aplikasi mu sebagai bukti. Tak usah sempurna betul, karena tim Founder Institute akan ikut menyempurnakan. Atau bila ingin boleh ikut Hackathon pada Agustus 2014. Aplikasi Difable Buat kamu yang peduli dengan sesama khususnya kaum tuna raga, mengapa tak coba ciptakan aplikasi untuk mereka. Dengan aplikasi mereka pasti akan terbantu dan bisa menikmati dunia seperti kita yang normal. Kategori ini merupakan terobosan IWIC, sekaligus dari lomba sejenis yang pernah ada. Jika sudah selesai segera kirimkan ke http://iwic.indosat.com/registrasi. Atau ikuti ajang hackathon pada Agustus nanti. Jangan tunggu terlalu lama. Semua ide, aplikasi jadi dan aplikasi difable ditunggu paling lambat 30 September 2014. Cepat kirim, sebelum ide Anda diserobot orang lain!

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *