Gatal Di Lipatan Kulit

Dokter Rifan, anak saya (6 bulan) mengalami gatal-gatal kemerahan disertai bintik di setiap liputan kulit. Anaknya memang gemuk. Sudah saya obati pakai bedak, kanji, salep, dan terakhir dengan baby oil. Tapi kondisinya masih sama bahkan tambah parah karena menjalar ke manamana. Yang paling parah di bagian leher sama pangkal paha. Dok, bagaimana mengatasi gatal-gatal ini. Soalnya kasihan anak saya rewel banget. Mohon solusi dari Dokter Rifan. Terima kasih. Vera Kumala – Bandung.

Badan yang gemuk memang menjadi faktor predisposisi/ kecenderungan untuk menderita biang keringat/miliaria, yaitu kemerahan dan/atau disertai iritasi pada kulit di daerah lipatan seperti yang Ibu sebutkan tersebut. Terlebih bila ia sering memakai pospak, kemerahan di sela paha akan lebih sering terjadi karena kelembapan yang tinggi sehingga memudahkan terjadinya iritasi. Sebaiknya tubuh si kecil terutama daerah lipatan dijaga dengan seoptimal mungkin. Hindari keringat atau pakaian yang basah karena keringat, dan sebagainya. Sebaiknya Ib u segera memeriksakan si kecil ke dokter sepesialis anak atau spesialis kulit terdekat agar mendapatkan penanganan yang lebih baik dan tepat.

Pakai Iud, Perdarahan Tidak Berhenti

Dokter Judi, setelah saya melahirkan Agustus 2014, perdarahan saya (27) tidak berhenti. Untuk menghentikannya, saya dianjurkan pakai KB suntik. Sebenarnya berhasil setelah saya pakai satu bulan. Namun karena harus sebulan sekali, saya ganti KB suntik dengan IUD. Kembali memakai IUD, darah muncul lagi. Lalu saya lepas IUD, haid tetap tidak berhenti. Dok, bagaimana cara menghentikannya? Mohon jawaban Dokter Judi. Ayu Dayanti – Palembang.

Apakah persalinan Ibu normal atau melalui operasi sesar? Bila normal, maka dalam waktu sekitar dua minggu tidak lagi terdapat perdarahan nifas melalui vagina. Bila melahirkan dengan operasi sesar, mungkin saja darah yang keluar lebih lama, bisa sekitar tiga bulan. Pada masa menyusui Ibu dapat memilih metode KB yang khusus untuk ibu menyusui, misalnya spiral. Setelah menyusui, pilihan metode KB lebih beragam. Dokter perlu melakukan beberapa pemeriksaan untuk mengetahui mengapa terjadi gangguan haid, seperti periksa dalam, pemeriksaan USG transvaginal, analisis hormonal, dan kultur atau biakan kuman dari vagina untuk mencari apakah ada infeksi.

Dari pemeriksaan USG transvaginal dapat dinilai apakah ada penebalan selaput lendir rahim (hiperplasia endometrium), tumor jinak dari otot rahim (mioma uteri submukosum), daging tumbuh (polip endometrium), atau kista dari indung telur (misalnya kista endometriosis atau neoplasma ovarium). Semua kelainan yang disebutkan di atas dapat menjadi penyebab dari gangguan haid. Terima kasih atas pertanyaannya.

Simak juga informasi lengkap berikut mengenai tempat terbaik kursus IELTS di Jakarta sebagai langkah untuk persiapan yang matang.

 

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *