Apa Itu Steam

“GAME ADALAH MAINAN ANAKANAK” ADALAH ANGGAPAN KUNO. KEMUNCULAN STEAM PUN MENGUATKAN STATEMENT BAHWA BERMAIN GAME ADALAH KONSUMSI SEGALA USIA. MELALUI STEAM, ANDA JUGA BISA MENGHASILKAN UANG. DI SISI LAIN, ANDA JUGA BISA MELAKUKAN GERAKAN KEMANUSIAAN. SEBENARNYA APAKAH STEAM ITU ?

P ada jaman sekarang, cukup jarang ditemui orang yang tidak yang baru belajar mengeja “Mama” dan “Papa”, hing- ga yang sudah paruh baya, menikmati berbagai ma- cam game dari berbagai genre. Apalagi, game jaman doyan bermain game. Mulai dari anak sekarang tidak hanya dibekali dengan tampilan visual yang canggih yang hampir menyerupai dunia nyata, melainkan juga kontrol yang mudah yang memungkinkan gamer dari berbagai usia dapat dengan mudah menjalankannya. Game sendiri memang mengalami berbagai peningkatan yang berarti, termasuk dalam hal kontrolnya yang semakin mudah dimengerti dan dikendalikan. Berbicara soal game, tidak akan lepas dari yang namanya PC (Personal Computer). PC memang menjadi idaman tersendiri bagi para gamer.

Selain dari kemudahannya dalam melakukan upgrade, juga tidak sedikit game developer yang selalu merilis produknya ke PC, selain console. Bahkan, beberapa game yang populer hanya dirilis di PC saja, baik itu yang berbasis Windows, Linux, maupun Mac OS. Mouse dan keyboard memang menjadi kontrol ciri khas PC yang membawa kenikmatan tersendiri. Permasalahan yang dihadapi oleh para game developer di PC adalah kurangnya kepedulian dari para gamer untuk membeli game yang orisinal. Permasalahan ini, kurang-lebih juga menjadi faktor penyebab tidak dirilisnya beberapa judul game di PC karena tingkat pembajakannya yang cukup tinggi. CEO dari game developer ternama Ubisoft, Yves Guillemot bahkan pernah mengatakan kepada Gamesindustry International bahwa game yang dirilis di PC, memiliki rating pembajakan sebanyak 93-95 persen. Jumlah yang cukup mencengangkan, bukan ? Tentunya, pembajakan game tidak terjadi begitu saja, terdapat beberapa faktor yang menyebabkan pembajakan lebih populer ketimbang membeli game yang orisinal. Penyebab tersebut antara lain dari segi kesulitan untuk mendapatkan copy-nya dan juga dari faktor harga yang terkesan mahal dan kurang terjangkau.

Website yang menyediakan file game-game terbaru siap download dengan “gratis” pun menjadi incaran karena lebih menggiurkan. Sedangkan gamer yang tidak memiliki koneksi internet, lebih memilih membelinya di toko-toko game. Kemunculan Steam yang diusung oleh Valve sejak Januari 2003 lewat game legenda: Counter Strike ternyata menjadi awal dari sebuah perubahan. Ketika itu, memang Steam belum mengu sung game-game dari publisher lainnya. Tetapi seiring berjalannya waktu, yaitu pada 2007 publisher ternama seperti id Software, Eidos Interactive dan Capcom mulai bekerja sama dengan Steam dengan mempublikasikan gamenya disana. Hal ini juga dipengaruhi oleh profit signifikan yang dihasilkan oleh Steam sehingga menarik minat mereka. Sebenar nya, konsep bermain apa yang mereka jual sehingga menarik minat orang untuk membeli game orisinal?

Steam membuat pengalaman bermain game menjadi sesuatu yang menarik

Sekali Anda menginstall Steam Client, Anda akan merasakan perbedaanya. Bermain game menjadi serasa lebih menyenangkan karena Anda tidak sendiri. Anda bisa mengetahui siapa teman (disebut sebagai istilah “Friend”) yang online beserta game apa yang sedang mereka mainkan. Melalui Steam juga, Anda bisa mengetahui game baru apa saja yang dibeli oleh seorang teman. Jika kebetulan game yang Anda miliki sama dengan teman, dan game tersebut memiliki feature Multiplayer, Anda dapat mengajaknya bermain bersama. Melalui Steam, Anda juga bisa chat dengan teman dari berbagai belahan dunia. Inilah penga laman bermain game yang tidak bisa dirasakan jika kita tidak menggunakan game yang orisinal. Nah, untuk dapat memulai menggunakan Steam, Anda bisa menginstall client-nya terlebih dahulu lewat website resminya di http://store.steampowered.com/ setelah membuat akun baru.

Aplikasi ini gratis dan hanya berukuran 1.5 MB. Selanjutnya, aplikasi Steam ini akan men-download beberapa file yang dibutuhkannya dan memperbarui dirinya sendiri setiap kali ada yang baru. Aplikasi ini bisa berjalan pada OS berbasiskan Windows, Linux, dan Mac. Meski begitu, belum tentu semua game yang tersedia disini bisa dimainkan di ketiga platform tersebut. Sebagian besar game yang beredar di Steam beroperasi pada Windows OS. Steam baru-baru ini juga merilis konsolnya yang menggunakan Steam OS.

Meski begitu, konsol dari Steam tetaplah sebuah PC yang bentuknya “disulap” menjadi lebih compact. Hal menarik lainnya dari Steam adalah tersediannya sistem Level, Trading Card dan Badge. Seorang user bisa menaikkan level dari Profil mereka dengan jumlah Experience Poin (selanjutnya akan disebut “XP”) yang ada. XP tersebut didapatkan dari penyelesaian tugas tertentu seperti melakukan trade dengan pemain lain, hingga mengupload video. Experience point juga bisa didapatkan dari pembelian game dan juga Craft Badge dari susunan kartu (trading card) yang sudah lengkap dari gamegame tertentu. Seiring bertambahnya level, semakin banyak pula hal baru yang bisa Anda lakukan.

Misalkan saja menambah jumlah teman, menggunakan “Featured Showcase” pada Profil depan. Feature Showcase ini dapat membantu Anda untuk “memamerkan” koleksi maupun prestasi Anda di game-game yang sudah Anda mainkan. Kita juga dapat memajang beberapa item yang kita buka untuk trade dengan gamer lainnya. Dengan bertambahnya level, juga meningkatkan kesempatan kita untuk mendapatkan booster dari koleksi trading card yang muncul secara random setiap minggunya. Kartu-kartu ini hanya tersedia pada game tertentu saja. Jika Anda tidak memerlukannya, Anda bisa menjualnya di Market mulai dari $0.03 hingga beberapa dollar untuk kartu langka seperti jenis Foil.

 

Facebook dan Google Luncurkan Internet Gratis

Facebook dan Google Luncurkan Internet Gratis – Facebook dan Google ingin menghadirkan Internet ke seluruh penjuru dunia. Teknologi drone dan satelit pun menjadi andalan mereka. S aat (produsen alat otomatisasi di rumah) senilai US$3.2 miliar atau Facebook membeli layan­ an WhatsApp seharga US$ 19 Google mengakuisisi Nest miliar, dampaknya berskala global. Padahal, saat keduanya masuk ke bisnis drone (pesawat tanpa awak) secara bersamaan banyak yang tidak mengetahuinya. Padahal dampaknya ke dunia justru lebih besar. Meskipun akses Internet nyaris sudah menjadi hak setiap orang di negaranegara maju, seperti di AS, negara Eropa, Jepang, dan lain­lain, penduduk di belahan dunia lainnya masih belu dapat menikmatinya, baik akses Internet konvensional atau mobile. Apabila di benua Asia, satu dari empat orang telah bisa online di Internet, di benua Afrika tercatat baru satu di antara sepuluh orang yang bisa online.

Kendala logostik adalah alasan utamanya. Pengadaan kabel tembaga dan transmisi radio untuk jaringan Internet sangat rumit dan tidak ekonomis di daerah pedalaman dan miskin. Benarkah demikian? Bagi raksasa Google dan Facebook tidaklah demikian. Peluang besar dengan hadirnya Internet di area tersebut justru dilihat oleh keduanya. Akuisisi Ascenta (Facebook) dan Titan Aerospace (Google) menjadi salah satu indikasi niat keduanya dalam teknologi drone bertenaga surya. Drone ini sanggup terbang selama berbulan­bulan (bahkan tahunan) sebagai stasiun radio bergerak (mobile). Idenya, setiap drone akan menyediakan akses Internet melalui fasilitas wireless LAN (WLAN) dari angkasa. Cakupannya diklaim setara dengan infrastruktur konvensional ratusan mobile radio base station. Tidak hanya itu, Google juga menguji balon udara (helium) sebagai Internet Access Point (AP) di lapisan stratosfer. Di lapisan lebih tinggi, mengorbit 180 satelit mini di berbagai sisi bumi penyedia akses Internet global.

Namun, persaingan digital di antara keduanya tersebut tidak semata bermotif kemanusiaan, tetapi juga berbalut motif prestise dan bisnis untuk meraup keuntungan masa depan dari 5 miliar warga dunia yang belum tergarap. Berbagai pihak boleh saja bersikap skeptis atau bahkan sinis atas rancangan besar Google dan Facebook tersebut. Ha ini mengingat manfaat pendidikan dan informasi hanyalah “efek samping” yang bermanfaat bagi umat manusia. Selebihnya, hanya mereka berdua saja yang mengetahuinya secara pasti.

Interferensi sinyal

Google, Facebook, dan perusahaan lainnya masih terus bereksperimen dengan beragam teknologi, sehingga standar bersama masih belum ditentukan. Jadi, transmisi radionya masih dilakukan melalui frekuensi 2.4 dan 5.8 GHz (ISM band tanpa lisensi). Hal ini bukanlah masalah di area terpencil yang minim infrastruktur industri, tetapi berpotensi masalah di aera-area industri yang banyak menggunakan jaringan WLAN dan Bluetooth.

Kecelakaan di angkasa

Selain menghadirkan teknologi jaringan tanpa kabel secara globa, dampak lainnya juga perlu diketahui. Selain sate lit yang akan rusak di angkasa, drone dan balon bisa mengalami kecelakaan (jika terjadi anomali orbit). Oleh karena itu, balon Google juga harus dilengkapi dengan parasut darurat untuk mengurangi risiko tabrakan. Parasut ini mulai diterapkan pertengahan tahun ini di AS setelah setelah balon yang diuji coba mengalami tabrakan. Wah enak donk, kita bisa update status wa, status di facebook, IG, browsing, jualan online dengan internet gratis

Lantai Anti Bocor? Enggak Susah, Kok!

Jika berbicara perihal kebocoran, kebanyakan orang akan memusatkan perhatiannya pada sistem struktur atap yang kuat, ataupun dinding berlapiskan waterproofi ng. Namun, jangan sampai Anda menganggap, kebocoran tak akan datang dari lantai. Hal ini dapat saja terjadi, terutama bila struktur pemasangan lantai hunian Anda tak dikerjakan secara profesional. Kasus kebocoran dari lantai ini sempat dialami oleh Ryan (24). Pria yang berasal dari Bandung ini berkata, kegagalan konstruksi menyebabkan air keluar dari selasela lantainya. “Sepertinya, acian lantai ketika proses pembangunan kurang rapi dan baik.

Ditambah lagi, di bawah rumah saya terdapat mata air. Tambah bocor, deh!” ujar Ryan antusias. Tak hanya Ryan, Fraja (25) dan keluarganya pun pernah mengalami hal serupa. Namun, bedanya, pria yang mengenyam pendidikan dalam bidang desain ini mengungkapkan bahwa rumahnya berada di area rawan banjir. “Setiap hujan besar, air selalu rembes dari lantai, enggak tahu kenapa,” ungkap Fraja.

Ternyata, berdasarkan pengalaman Fraja, setelah ketinggian lantai dasarnya dinaikkan, kebocoran tak lagi mampir. Andrea F Irawan, arsitek dari tbStudio Design and Engineering Services mengungkapkan bahwa terdapat beberapa hal yang memengaruhi kebocoran pada lantai. “Pada musim hujan, air muka tanah biasanya mulai jenuh, lalu naik ke permukaan,” ujar Andrea. Selain itu, menurut Andrea, sistem drainase yang tak memadai dapat menyebabkan air rembesan dari lingkungan sekitar melimpah ruah di atas tanah.

Bahkan, Andrea menjelaskan bahwa kondisi air tanah dan karakteristik tanah di daerah itu sendiri memiliki kaitan yang erat dengan kebocoran dari sela sela nat lantai. Oleh karena itu, Andrea mengusulkan agar sang pembangun rumah mengenali kondisi geografis lahan yang akan dijadikan hunian terlebih dulu. Lantas, seperti apakah rancangan struktur lantai ideal yang akan membuat hunian Anda bebas dari kebocoran? Cegah kebocoran dengan beberapa langkah berikut, yuk, terutama bagi Anda yang memiliki rumah di daerah rawan bocor dan banjir!

Untuk menjaga kenyaman rumah disaat listrik sedang padam dibutuhkan sebuah genset sebagai sumber listrik. Harga genset yang murah bisa didapatkan melalui Distributor Jual Genset 1500 Kva Tangerang.

Ajang Pembuktian Industri Kreatif Digital

Ajang Pembuktian Industri Kreatif Digital – A plikasi lokal perlahan mulai menyita perhatian dunia. Tak hanya di ajang kompetisi aplikasi internasional, tapi juga level pengunduhan yang tinggi. Apalagi Indonesia seharusnya memiliki aplikasi lokal namun berkelas internasional seperti WeChat (Tiongkok), Telegram (Jerman), dan banyak lagi yang lantas jadi kebanggan nasional. Dari jumlah penduduk pemakai teknologi seperti Anda saja sudah puluhan juta jumlahnya. Menurut Alexander Rusli, Presdir & CEO Indosat, “Kita punya talenta hebat, sumber daya yang bagus.” Namun kerap kali terhalang oleh cara membuat dan memahami daya saing. Dengan kata lain, informasi yang diperoleh oleh anak mudah kreatif di negeri ini kerap terlalu kering. Maka untuk ke-8 kalinya, Indosat bersama IT Media Kompas Gramedia Group, Founder Institute, dan Crowdtivate menggelar Indosat Wireless Innovation Contest (IWIC). “Kita sudah delapan tahun jalan, mustinya makin banyak yang partisipasi,” kata Alexander.

Tak cukup membuka partisipasi berupa pengiriman gagasan, Indosat juga melakukan pembinaan dan mentoring, mendukung pencarian dana sehingga menghantarkan mereka menjadi technopreneur serta mewujudkan karyanya menjadi karya bernilai manfaat tinggi bagi kehidupan masyarakat. Pada IWIC tahun silam sudah ada beberapa anak mudah yang kemudian mengembangkan ide menjadi aplikasi. Lalu, oleh Andy Zain bersama tim Founder Institute mengembangkan menjadi aplikasi yang siap pakai. Tahun ini Indosat akan lebih serius lagi, karena ada beberapa terobosan dilakukan selain membuka pendaftaran untuk mengirimkan gagasan, juga akan dilakukan penerimaan aplikasi yang telah siap pakai.

Tim IWIC akan mengunjungi sejumlah universitas di kota besar di Indonesia. Selain itu, juga akan dilakukan pertemuan dengan komunitas developer maupun start up, untuk berbagi inspirasi. “Tak ketinggalan juga akan digelar Hackathon,” kata Fuad Fachrudin, Group Head Corporate Communication Indosat. Hackathon adalah sebuah gelaran membuat aplikasi di suatu tempat dalam tempo maksimal 24 jam.

Tampaknya Indosat ambil insiatif dalam pengembangan industri kreatif digital di negeri sendiri. “Ide bagus jangan cuma disimpan, karena bisa saja ide tersebut berharga mahal. Bisa mendatangkan uang,” tantang Alexander. Tertantang? Ide Jika masih sebatas ide, mengapa tak buru-buru daftarkan ke http://iwic. indosat.com/registrasi. Kalau sudah memiliki gambaran lebih rinci tuangkan dalam powerpoint. Jenis aplikasi boleh games, Sport, Media Sosial, toko online, utilitas, video, foto, dan seabreg lagi.

Aplikasi Jadi Nah, jika kamu sudah punya aplikasi yang sudah siap pakai, walaupun belum sempurna buruan kirimkan ke http://iwic.indosat. com/registrasi. Upload juga aplikasi mu sebagai bukti. Tak usah sempurna betul, karena tim Founder Institute akan ikut menyempurnakan. Atau bila ingin boleh ikut Hackathon pada Agustus 2014. Aplikasi Difable Buat kamu yang peduli dengan sesama khususnya kaum tuna raga, mengapa tak coba ciptakan aplikasi untuk mereka. Dengan aplikasi mereka pasti akan terbantu dan bisa menikmati dunia seperti kita yang normal. Kategori ini merupakan terobosan IWIC, sekaligus dari lomba sejenis yang pernah ada. Jika sudah selesai segera kirimkan ke http://iwic.indosat.com/registrasi. Atau ikuti ajang hackathon pada Agustus nanti. Jangan tunggu terlalu lama. Semua ide, aplikasi jadi dan aplikasi difable ditunggu paling lambat 30 September 2014. Cepat kirim, sebelum ide Anda diserobot orang lain!

Smartphone Terbaik Buatan Amerika

Smartphone Terbaik Buatan Amerika – Motorola bak Sylvester Stallone yang hilang dari dunia layar lebar dan kini menggebrak kembali lewat The Expandables. Bedanya, Motorola datang sendiri, tanpa bantuan. Celakanya, Motorola menelusuk pasar Indonesia tak seperti dulu yang diurus oleh kantor perwakilan. Ia masuk sendiri dengan membawa seri Moto G dan bukan Moto X yang seharusnya merupakan ujung tombak pasukan Motorola 2013. Beruntung ada distributor dan toko online yang melihat prospek. Pencermatan ini bahkan lebih selektif, sebab hanya membutuhkan varian memori 8 GB dan 16 GB untuk menyita hati publik Indonesia. Mencomot lebih dari dua seri bisa berisiko tinggi. Sebab, saat ini sesungguhnya adalah masa untuk pembuktian. Persis seperti prekuel The Expandables. Jika sukses, bisa lanjut hingga tiga sekuel.

Baca Juga : https://teknorus.com/5-game-psp-terbaik-2016/

Desain

Meski Motorola Mobility direguh oleh Google bukan berarti Motorola punya hak istimewa seperti seri Nexus. Ia tetaplah brand Motorola yang harus berdiri sendiri. Memang, aura Nexus terasa sekali di part depan. Tetapi jika Anda layangkan pandang ke belakang, sentuhan itu sudah berbeda. Benar seri ini adalah setengah unibody. Cover punggung semi karet yang bisa dilepas ini terasa tangguh. Pun nyaman digenggam tak rewel oleh keringat telapak tangan. Padahal hanya melapisi bagian belakang yang sudah tercengkeram erat, termasuk baterai. Sebuah logo “M” dengan apitan ponds bulat di bagian punggung tampak menyelaraskan dengan kamera dan LED Flash yang keduanya berbentuk bulat. Layar Kisah Motorola dengan Layar sangat jernih dan kontras, dilapis Gorilla Glass. 2 Sudah pakai KitKat, harganya di angka 2 jutaan. 3 audio dapat disetel. Tetapi biasanya hasilnya tak terlalu signifkan. Kecuali Anda tambahkan efek 3D. komponen di atas ratarata bukan cerita kemarin sore. Setiap seri RAZR dan DROID sudah merupakan bukti atas pemakaian material kelas atas. Seperti pula Moto G Dual SIM yang SINYAL uji.

Layar

memakai IPS LCD, dilapis oleh Gorilla Glass versi terbaru (v3) keluaran Corning Corp. Tidak diklaim antiair atau tahan debu. Sensor layar amat responsif. Perintah melakukan kerja ke ftur yang Anda mau pun cekatan. Layar berukuran 4,5 inci (sekitar 11,2 cm) menunjukkan tingkat kecerahan, juga kontras yang baik. Uji memutar video HD adalah buktinya.

Kinerja

Poin lebih dari ponsel seberat 143 gram ini terletak pada penggunaan OS KitKat (4.4.2). Prosesor quadcore dengan clock speed 1,2 GHz ditampilkan. Kemudian prosesor grafs memanfaatkan Adreno 305. Maka tidak heran jika kualitas video maupun game HD boleh diacungi jempol. Moto G tak mengecewakan dalam hal ini. Dari tiga uji yang SINYAL lakukan, lihat lah hasilnya. AnTuTu: 16643 Quadrant: 8613 NenaMark2: 58,0 Uji AnTuTu menyebutkan ia di bawah sedikit Samsung Galaxy S3. Kemudian topangan pemasok tenaga berupa baterai Li-Ion berkapasitas 2070 mAH juga boleh diapresiasi. Proses pengisian isi ulang dalam tempo 10 menit dapat mencapai 20 persen, di mana baterai dalam keadaan 0 persen.

Kamera

Walaupun menggunakan resolusi 5 MP, namun daya tangap terhadap cahaya tergolong baik. Sensor kamera menangkap obyek juga termasuk cekatan. Motorola mengemas moda pengaturan lebih pintar dan efektif. Moda pengaturan dibuat bak rotator di sebelah kiri. Sementara menu Gallery di sebelah kanan. Sehingga pengoperasian cukup menggnakan ibu jari tanpa bantuan jemari lain. Menu-menu seperti HDR, Panorama, Geotag, Aspek rasio 16:9 dan 4:3, semuanya diberikan. Dan, simple saja. Karena Anda cukup mengaktif atau non-aktifkan saja. Untuk merekam video ditambahkan satu ftur bernama Slow Motion. Ini memungkinkan Anda untuk merekam sebuah obyek bergerak yang cepat, namun ditampilkan di layar dengan kecepatan rendah.

Audio

Motorola tak membuat sendiri pemutar musik. Ia mengandalkan sepenuhnya Google Play Music. Alhasil tak ada sisi kreatif di sini. Moda pemilihan equalizer bisa memilih preset atau atur sendiri. Sebanyak lima level berdasarkan frekuensi sinyal Kamera 5 MP tapi pengoperasiannya efsien. Port microUSB Audio yang disemburkan Moto G tak mengecewakan. Ia masih mampu menjaga citranya. Bahkan dalam posisi high volume tak mengalami pecah sound.

Aplikasi

Motorola tak tinggal diam menyisipkan aplikasi. Beberapa aplikasi Google telah tersedia, termasuk Google Translate. Selain itu Motorola menambahkan aplikasi Migrate yang amat diperlukan bagi Anda yang mengganti Android device ke Moto G. Dengan sekejap fle berupa foto, video, daftar kontak berpindah ke Moto G, cukup dengan menghubungkan dengan meng-capture QR Code sebelumnya. Aplikasi protect your phone yang disediakan Motorola juga amat penting, khususnya untuk membuat sistem keamanan. Secara umum dengan performa cukup baik, OS terbaru, lalu dijual dengan kisaran harga 2 jutaan, adalah nilai lebih Moto G.

Tips Agar Menang Lomba Fotografi

Tips Agar Menang Lomba Fotografi – Saat ini begitu banyak lom- ba fotogra diadakan, baik untuk profesional dengan kamera SLR atau untuk umum dengan kamera ponsel. Termasuk untuk mengisi waktu saat Ramadan seperti sekarang. Bagi amatiran, lomba foto penting untuk eksistensi diri. Untuk fotografer profesional, lomba foto amat penting sebagai sarana promosi gratis. Banyak fotografer profesional mencantumkan prestasi lomba foto di biodatanya. Berikut beberapa tips mengikuti lomba fotogra dari para fotografer

Percaya diri.

Tak perlu berkecil hati meskipun kamera kamu kurang canggih. Apapun kameranya, yang penting adalah pemotretnya.

Pelajari aturan lomba secara detil.

Maksudnya, bila penyelenggara lomba tak jelas, aturannya juga tak jelas dan tak lengkap, kamu harus mempelajarinya. Jangan keluar dari tema yang telah ditentukan panitia.

Ide foto unik.

Ide bagus terlihat dari angle atau momen yang diambil. Pada beberapa foto yang bersudut pandang sama, maka juri hanya mengambil satu foto saja.

Siapkan alat.

Siapkan kamera terbaik yang kamu miliki atau bisa kamu pinjam, tapi jangan memaksakan diri. Alat terbaik memang penting, tapi sebuah foto bagus tak harus dibuat dengan alat tercanggih.

Siapkan memori dan baterai.

Memori cukup besar harus tersedia agar leluasa mengambil banyak foto sekaligus dan bereksperimen dengan objek yang ada, dalam resolusi tinggi. Baterai juga harus terisi penuh dan jangan lupa selalu siapkan powerbank sebagai cadangan.

Foto bagus saja tak cukup.

Foto bagus saja tak cukup, tapi foto Anda harus lebih bagus daripada foto-foto lain. Juri hanya tertarik pada foto yang menonjol alias unik.

Kirim foto sebanyak mungkin.

Makin banyak foto dikirim, makin besar peluang menang. Pelajari aturan lomba, kirim sebanyak batas maksimal yang diperbolehkan panitia.

Mental juara.

Kamera ponsel sebagus apapun tak bakal jadi foto bagus jika mental penggunanya rendah diri. Bangun keyakinan bahwa objek yang kamu bidik memang benar-benar disiapkan untuk menang lomba, buka hanya untuk iseng-iseng atau asal kirim saja.

Pelajari medan.

Jika lomba berupa hunting bareng ramai-ramai, kunjungi lokasi lomba sebelumnya. Pikirkan ide di lokasi agar pada saat lomba lebih mudah menyiapkan foto menarik. Meski lokasi foto sama, kejelian mengambil angle sangatlah penting penting agar hasil foto menonjol. Sebaiknya, jangan buat foto yang sama anglenya dengan peserta lain.